Profesor Mikrobiologi sekaligus Dosen dan peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Antonius Suwanto, M.Sc, menyebutkan masih adanya miskonsepsi fakta ilmiah di masyarakat awam. Hal tersebut disampaikan dalam Kuliah Tamu yang mengusung tema “Bioteknologi: Memanfaatkan Biodiversitas menjadi Bioberlian” yang diselenggarakan di Aula Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsyiah, Selasa, 17 Oktober 2017.

Salah satu contoh yang menjadi miskonsepsi, menurut Antonius, adalah produk kemasan minyak jagung yang berembel-embel “tidak ada kolesterol.”

“Kolesterol hanya dihasilkan oleh hewan, bukan tanaman. Tanaman hanya menghasilkan fitosterol, bukan kolesterol. Jelas ini berbeda.”, katanya.

Sementara itu, ia mengaku tidak keberatan terhadap produk kemasan yang berasal dari tanaman yang berlabel tidak ada kolesterol. Namun, ia menyayangkan pemahaman masyarakat awam yang menganggap kolesterol buruk bagi tubuh.

“Padahal, membran sel kita (manusia) selalu mengandung kolesterol. Hormon juga mengandung kolesterol. Jadi, kolesterol sangat penting bagi sel dan hormon tubuh.,” sambungnya.

“Kadar kolesterol lebih baik dikurangi daripada dicegah karena tubuh juga butuh kolesterol,” tegasnya.

Disamping itu, ia juga menjelaskan miskonsepsi mengenai label No GMO pada produk kemasan minyak goreng tersebut. GMO adalah singkatan dari Genetically Modified Organism atau organisme yang telah termodifikasi secara genetik.

“GMO bukan sesuatu yang baru. Sudah sejak dulu kala, terdapat campur tangan manusia ketika mengkawinkan hewan atau tumbuhan tertentu sehingga menghasilkan organisme yang baru,” tuturnya.

Ia memberi contoh pada tanaman gandum yang sering digunakan untuk membuat roti. Gandum, lanjutnya, berasal dari persilangan rumput liar yang sudah tidak ada lagi di alam.

“Manusia juga hasil GMO persilangan nenek moyang kita karena urutan basa penyusun materi genetik setiap orang tidak ada yang sama,” tambahnya.

Acara kuliah tamu ini terselenggara atas kerjasama peer group Mikrobiologi dan Himpunan Mahasiswa Biologi (HMB), Jurusan Biologi FMIPA Unsyiah. [MAB]