Tiga mahasiswa yang mewakili jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsyiah mengikuti field trip ke Stasiun Penelitian Ketambe, Aceh Tenggara.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan HakA dan Forum Konservasi  Leuser (FKL) ini berlangsung selama enam hari, yaitu tanggal 13-16 Juli 2018, bersamaan dengan empat mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), dan tiga mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry.

Yusliana, mahasiswi jurusan Biologi FMIPA Unsyiah, menjelaskan tentang kegiatan yang berlangsung di Ketambe. Selama disana, mereka diajarkan beberapa metode penelitian dan mengerjakan proyek penelitian sederhana (mini project).

“Kami dibagi menjadi tiga kelompok dengan masing-masing anggota kelompok sebanyak tiga orang,” ungkap Yusliana.

Kelompok yang telah dibagi, lanjut Yusliana, diharuskan mengerjakan proyek yang berbeda. Kelompok pertama melakukan penelitian tentang sarang orangutan. Kelompok kedua mengerjakan perhitungan kelimpahann tanaman berbuah di sepanjang line transect dengan menggunakan metode fruit tail. Kelompok ketiga mengambil metode point count untuk melihat kepadatan satwa pada line transect yang dilalui.

“Setelah kami mendapatkan data tentang masing-masing proyek, kami harus menganalisis data tersebut unutk kemudian dilanjutkan dengan presentasi hasil,” sambungnya.

Proyek penelitian sederhana mahasiswa yang dikerjakan selama field trip, Yusliana melanjutkan, berada dibawah bimbingan Pakar Orangutan di Indonesia, Dr. Sri Suci Utami Atmoko.

Disamping mengerjakan proyek penelitian sederhana, mahasiswa yang mengikuti fleld trip juga memperoleh bekal berupa materi yang dipaparkan oleh Ahli Fenologi Aceh, khususnya Leuser, Ibrahim.

“Kami diajarkan banyak hal tentang tumbuhan, termasuk cara mengidentifikasi tumbuhan berdasarka ciri morfologinya,” jelas Yusliana.

Stasiun Penelitian Ketambe di Aceh Tenggara, terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Ketambe menjadi lokasi field trip kedua yang diadakan oleh HakA dan FKL. Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa diadakan pertama kali di Stasiun Penelitian Soraya di Subussalam untuk mahasiswa Aceh yang memiliki latar pendidikan Biologi dan Kehutanan.[MAB]