Mahasiswa Unsyiah yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Biologi (HMB), Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsyiah mengadakan pelepasan penyu di Desa Lampaya, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Senin, 20 Februari 2018.

Kegiatan pelepasan penyu merupakan agenda pembuka dari acara Pekan Konservasi Sumber Daya Alam (PKSDA) 2018 yang diselenggarakan oleh HMB Jurusan Biologi FMIPA Unsyiah.

Sekitar 30 orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen turut hadir dalam acara pelepasan penyu tersebut. Sebanyak 120 ekor anak penyu (tukik) dilepaskan pada kegiatan ini. Secara simbolis, kegiatan pelepasan penyu dibuka oleh Widya Sari, M.Si., selaku pembina kemahasiswaan Jurusan Biologi FMIPA.

Widya Sari menuturkan bahwa alasan dilaksanakan kegiatan pelepasan yaitu untuk mengedukasi masyarakat, khususnya mahasiswa, mengenai pentingnya penyu dalam ekosistem laut.

Di samping itu, Ketua panitia pelaksana, Muhammad Firhan Al Azhar menjelaskan, tujuan dari diselenggarakan nya PKSDA yaitu untuk menekan laju penurunan populasi spesies yang terancam punah melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Aceh memiliki ekosistem yang kaya akan biodiversitas, sebut saja Hutan Leuser yang terkenal akan empat spesies kunci di dalamnya, yaitu Orangutan, Harimau,Gajah, dan Badak,” jelas Firhan.

Sementara itu, Ketua HMB FMIPA Unsyiah periode 2017, Yudi Gebri Foenna, turut mengapresiasi kegiatan pelepasan penyu dalam agenda pembuka PKSDA.

Menurut Yudi, penyu memiliki siklus hidup yang unik, mulai dari bergerak ke pantai yang sesuai dengan kondisi penyu untuk bertelur hingga telur nya menetas menjadi tukik atau anak penyu. Tukik akan bergerak sendiri ke pantai untuk bertahan hidup tanpa induknya

“Selain itu, jangan pernah makan telur penyu. Mengonsumsi telur penyu sama dengan membunuh penyu. Lagipula, penelitian menunjukkan bahwa telur penyu tidak baik bagi kesehatan manusia,” sambung Yudi.

PKSDA 2018 adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh HMB FMIPA Unsyiah yang mengangkat isu konservasi. Tahun ini, PKSDA berlangsung selama enam hari, yaitu tanggal 21-26 Februari 2018 berlokasi di FMIPA Unsyiah, Pantai Lhoknga, dan Rukoh.

Selain pelepasan penyu, Kegiatan PKSDA 2018 ini akan diisi beberapa rangkaian kegiatan, di antaranya penanaman mangrove, seminar konservasi, expo, dan berbagai lomba yang menarik.[MAB]